Label

Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Oktober 2018

MENGENAL XARA DESIGNER PRO X


MENGENAL XARA DESIGNER PRO X

A.  Pengertian Xara Designer Pro X
Seorang desainer grafis membutuhkan  alat bantu dalam melakukan pekerjaannya. Aktifitas menggambar, merancang sketsa, merancang konsep visual, hingga melayout naskah (koran, majalah,  dan buku) nyaris mustahil dilakukan tanpa alat bantu. Mendesain kini tidak cukup dengan bantuan pinsil, kertas/kanvas, penggaris, drawing pen, atau menggunakan mesin gambar.  Dibutuhkan alat lebih canggih yang mampu menghitung, merekyasa, mensimulasi gambar dan mampu bekerjasama dengan alat cetak, gadget dan alat elekronik lainnya. Nah, kemampuan ini hanya bisa dilakukan oleh Komputer. Pertanyaannya, apakah cukup dengan komputer saja?


Tentu, dengan komputer saja belum cukup untuk melakukan aktifitas desain. Agar dapat digunakan mendesain komputer harus dilengkapi dengan Perangkat lunak pengolah grafis. Atau sering disebut program aplikasi grafis. Berdasarkan jenisnya, program aplikasi grafis dapat dibedakan menjadi dua. Yaitu program aplikasi grafis berbasis vektor dan program aplikasi grafis berbasis bitmap. Lebih mudah membedakannya, bila kita akan merekayasa photo, maka jenis aplikasi grafis bitmap yang dipakai. Sedangkan untuk mendesain logo, gambar, ilustrasi dan sketsa menggunakan aplikasi grafis berbasis vektor. 
Saat ini ada banyak program aplikasi grafis vektor yang beredar. Seperti Corel DrawMacromedia Freehand, Adobe IlustratorMicrografx Designer, dan Xara Designer Pro X.  Sebagian dari aplikasi  tersebut sangat mudah kita jumpai buku, pembahasan bahkan tutorialnya. Sementara Xara Designer Pro X sangat sulit kita temui. Nah, bagi pengguna dan yang fanatik dengan program aplikasi grafis Xara Designer Pro X sebaiknya simak tulisan ini.
Xara Designer Pro X merupakan salah satu perangkat lunak desain grafis vektor dari sekian banyak perangkat lunak desain grafis vektor yang beredar. Program ini merupakan generasi lanjutan dari program sebelumnya, Xara Extreme Pro. Xara Designer Pro saat ini diproduksi oleh perusahaan MAGIX AG.


B.  Sejarah Xara Designer Pro X
Berdasarkan Informasi dari situsnya www.xara.com, Xara merupakan salah satu pengembang perangkat lunak yang tertua di Inggris. Xara telah mengembangkan perangkat lunak sejak tahun 1981. Dari Wordwise, diawali dengan pengolah kata mikro komputer, hingga Xara Designer, tercepat di dunia, dan banyak yang percaya sebagai gambar dan perangkat lunak ilustrasi terbaik di dunia. Xara telah mengembangkan berbagai macam produk yang meliputi seluruh dunia perangkat lunak penerbitan. Xara telah mempelopori banyak teknologi diambil untuk diberikan saat ini. Dari mengembangkan pertama di dunia pemeriksa ejaan (spell checker) yang dikenal dengan istilah “check-as-you-type”, untuk penghargaan penghargaan software desktop publishing, hingga ke perangkat lunak gambar pertama yang menyediakan real-time anti-aliasingdan kontrol transparansi, Xara terus berinovasi dan mengembangkan solusi teknis terkemuka.
Xara telah terlibat di Internet dari awal. Xara Networks, anak perusahaan dari Grup Xara, adalah pelopor penyedia jasa layanan internet pada pertengahan tahun 1990 (kemudian dijual, tidak lagi menjadi bagian dari Xara Group). Pengembangan awal lainnya adalah Xara online, yang menyediakan layanan web (Web Service) berbasis web grafis dan add-ons efek foto secara online. Sekarang Xara melakukan sebagian besar bisnisnya melalui internet dan memiliki jutaan pelanggan online, di seluruh dunia.
Perangkat lunak ilustrasi Windows pertama Xara adalah Xara Studio, ini dilisensikan untuk Corel dan didistribusikan selama bertahun-tahun sebagai CorelXARA. Sekarang kembali di bawah kendali Xara. Produk ini telah ditingkatkan dan diluncurkan kembali dan sekarang dijual dalam dua versi,Xara Photo & Graphic Designer dan Xara Designer Pro, dan juga membentuk basis untuk Xara Web Designer.
Xara bermarkas di rumah bersejarah, Gaddesden Place, di Inggris, sebelah Utara London. Di tempat ini dapat ditemukan rincian dari banyak produk yang dikembangkan sejak tahun 1981.
Pada bulan Januari 2007 Xara diakuisisi oleh MAGIX AG, dan sekarang beroperasi sebagai anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya. MAGIX adalah penyedia internasional terkemuka perangkat lunak berkualitas tinggi, layanan online dan digitalconten untuk komunikasi multimedia. Sejak tahun 1993, MAGIX telah mengembangkan teknologi terkemuka untuk pembuatan, editing, manajemen dan penyajian foto dan grafis, video dan musik. Secara internasional, MAGIX beroperasi dari cabang-cabang di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol dan Belanda. Berbagai produk ditargetkan terhadap orang awam dan para profesional dan melampaui jangkauan PC untuk menyertakan aplikasi onlinedan mobile terintegrasi.


Xara Designer Pro X adalah solusi tercepat dan paling lengkap di dunia untuk desain grafis dan web profesionalProgram pemenang penghargaan multi-award ini dirancang khusus dengan kebutuhan pengguna Profesional dalam pikiran dan mulus menggabungkan semua fitur kinerja tinggi yang diperlukan untuk desain canggihKontrol intuitif memastikan hasil yang optimal dalam waktu singkat.
Xara Designer Pro X menggabungkan memiliki fitur sebagai berikut :
1.       Desain grafis ilustrasi
2.       Layout halaman
3.       Desain web
4.       Editing gambar
5.       Desain 3D animasi
6.       Presentasi & Web
7.       Mengedit teks

Materi Desain Grafis

DESAIN GRAFIS


A.      Pengertian Desain Grafis
      Apa itu desain grafis? Jika dijabarkan berdasarkan masing-masing katanya, desain grafis berasal dari dua suku kata yaitu desain, yang artinya proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak. Sedangkan grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi desain grafis adalah kombinasi antara, kata-kata, angka, gambar, foto, dan ilustrasi yang dirancang oleh secara kreatif oleh seseorang agar menghasilkan suatu produk yang berguna dalam bidang gambar.


Desain Grafis sendiri merupakan cabang ilmu dari seni desain yang didukung oleh perkembangan komputer dalam membuat sebuah objek. Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya.

Seni desain grafis menggabungkan kemampuan kognitif dan keterampilan visual dalam mengkombinasikan  tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan.

Orang yang berkecimpung di dalam dunia desain grafis disebut sebagai Graphic Designer. Graphic Designer bertanggung jawab untuk membuat sebuah desain tampilan agar tampak menarik sehingga dapat digunakan sebagai promosi suatu produk kepada publik.

Seorang Graphic Designer harus memiliki keahlian dalam bidang teknologi, sains, seni, sosial dan budaya, filsafat dan etika. Bidang-bidang ini berfungsi untuk mengetahui cakupan hasil karya tertentu agar sesuai dengan target. Selain lima bidang tersebut seorang Graphic Designer juga harus memiliki kemampuan olah nirmana, yang digunakan untuk membuat karya grafis yang menarik sekaligus memilki fungsi yang sesuai dengan permintaan klien. Kemampuan tak kalah penting yang harus dimiliki oleh Graphic Designer adalah menggunakan software desain grafis, sehingga mampu menerapkan kreasi grafis pada media elektronik agar dapat dibuat secara misal dan untuk kebutuhan klien lainnya.



B.  Manfaat dan Keuntungan Desain Grafis
   Semua bidang dalam kehidupan membutuhkan desain grafis. Manfaat desain grafis dapat kita rasakan secara nyata di kehidupan sehari-hari. Desain grafis sendiri sangat lekat dengan persepsi, pencitraan, dan juga komunikasi. Desain gafis memudahkan dalam bertukar informasi, membuat suatu informasi menjadi lebih menarik dan lebih nyaman secara visual. Karena itulah desain grafis menjadi salah satu bidang yang diminati oleh generasi muda saat ini. Yang diperlukan adalah kreativitas dan tentu saja ilmu-ilmu dasar untuk menggunakan aplikasi desain grafis.

    Dengan desain grafis kita bisa mendesain sesuai dengan style kita sendiri. Begitu juga dalam dunia bisnis, desain grafis akan sangat membantu dalam pembuatan branding mulai dari logo, brosur, kartu nama, serta desain website yang menarik dan unik. Selain itu belajar desain grafis mendatangkan banyak manfaat khususnya bagi mereka yang memang menyukai seni. Apa saja sih manfaat belajar desain grafis?

Mempercepat proses pekerjaan dengan cara menyajikan suatu pekerjaan dalam bentuk grafis.
Seseorang dapat memberikan hasil karya dengan menyajikan presentasi pekerjaan berupa gambar, chart, atau sebuah tulisan dengan gaya desain yang bisa mewakili presentasi pekerjaan. Contohnya adalah proposal. Tidak perlu menyusun dalam format seperti laporan dengan banyak tulisan yang terkadang membuat orang malas untuk membacanya. Cukup poin-poin penting yang ingin disampaikan dan dibuat dalam bentuk desain yang menarik dan atraktif. 

a.    Manfaat Desain Grafis
1.    Memperkenalkan dunia desain grafis kepada masyarakat luas sehingga dapat diimplementasikan di dalam lingkungannya.
Belajar desain grafis termasuk gampang-gampang susah. Sama seperti menggambar, semakin sering seseorang berlatih maka akan semakin bagus pula desainnya. Semakin pandai seseorang, maka alangkah baiknya jika ia mengajarkan keahliannya kepada orang lain yang membutuhkan.
2.    Memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang program aplikasi desain grafis.
Sama seperti poin kedua, tidak banyak orang yang bisa mengoperasikan aplikasi desain grafis. Dengan mengajarkannya kepada orang lain, selain memperkenalkan desain grafis tersebut juga melatih skill desainnya menjadi lebih baik.
3.    Mempersiapkan masyarakat agar dapat memahami dengan mudah pesan-pesan yang disampaikan dalam bentuk grafis.
Untuk memahami suatu karya seni memang dibutuhkan yang namanya sense. Tidak cukup dengan pandai menggunakan aplikasi desain grafis. Jika tidak ada sense maka belum tentu pesan dalam bentuk grafis dapat dicerna dengan baik mengingat persepsi setiap orang berbeda-beda. Karena itu dengan belajar desain grafis dapat membantu untuk mengerti pesan dari bentuk grafis tersebut.
4.    Mencipatkan Branding di Dunia Bisnis
Desain memang tidak diragukan lagi berperan penting dalam sebuah bisnis. Dalam sebuah campaign marketing, desain memberikan peran besar untuk menciptakan serta meningkatkan penjualan. Desain bisa hadir dalam berbagai bentuk seperti halnya design web, poster, brosur, flyer, banner dan masih banyak lainnya. Tidak sedikit orang yang tidak mementingkan desain sebagai salah satu strategi marketing terdepan. Padahal hal yang pertama kali dilihat oleh orang dalam mengenali produk mereka adalah desain produk itu sendiri, bukan?

Desain merupakan strategi marketing yang sangat efektif. Dimana desain mampu menggambarkan image yang dibangun pada sebuah produk atau perusahaan sehingga menarik customer. Rata-rata alasan orang membeli produk karena media promosi yang bagus terutama desain packagingnya atau branding dari produk itu sendiri. Dengan desain yang terencana dan tepat sasaran kepada target marketnya akan mampu meningkatkan penjualan. Desain yang baik harus bisa menggambarkan apa yang ingin ditampilkan perusahaan pada desain tersebut. Desain tidak hanya mengatur tata letak tulisan dan gambar. Sebuah desain harus mampu menggambarkan tujuan yang ingin dicapai secara visual. Selain itu, desain juga harus dapat mengidentifikasikan perusahaan dengan menjadi ciri khas perusahaan yang nantinya akan membedakan perusahaan dengan kompetitornya yang biasa disebut branding.

b.   Keuntungan Desain Grafis
Selain manfaat dari desain grafis, ada juga loh beberapa keuntungan jika kita mempelajari desain         grafis, yaitu:
1.    Mengekspresikan Kreatifitas Kamu
Kamu bisa dengan leluasa mengekspresikan kreatifitasmu. Contohnya jika kamu menyukai makeup, kamu bisa membuat poster mengenai salah satu brand makeup tersebut versi kamu sendiri. Kalau kamu merasa stress atau mumet dengan tugas kuliah, membuat desain juga bisa kamu jadikan pelarian loh.

2.    Belajar Sendiri (Otodidak)
Skill desain grafis tidak harus diasah dari bangku formal saja seperti kuliah jurusan desain. Tidak kuliah desain tidak akan menghalangi asalkan kita sendiri memiliki niat untuk belajar dan berlatih. Skill desain akan semakin meningkat semakin sering kamu berlatih. Kamu bisa belajar dari banyak tutorial, lebih banyak baca buku untuk bidang desain dan yang terpenting mempunyai passion di bidang desain itu sendiri. Karena kalau dari awal sudah tidak suka, kemungkinan akan sulit untuk berkembangnya. Seni itu tidak bisa dipaksakan, harus dari hati. Begitu pula dengan desain.
Di Indonesia sendiri ada sebuah desa yang dijuluki “kampung desain”. Sebuah desa yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Desa Kaliabu. Di desa ini terdapat komunitas desain yang berisi ratusan desainer muda yang hampir sebagian belajar desain secara otodidak. Banyak dari mereka sudah bisa memenangkan kompetisi desain yang sering diadakan bebepara situs online. Keren kan?
3.    Hanya Bermodalkan Software Desain Dan Kreatifitas
Kamu tidak memerlukan modal yang begitu besar. Kamu tidak perlu alat berat, truk, atau material lainnya. Kamu hanya butuh komputer yang mumpuni dan software desain seperti Xara Designer Pro X, Corel Draw, Adobe Photoshop atau Ilustrator. Dan hal yang terpenting adalah kreatifitas, kerja keras dan pengembangan diri. Terdengar cukup mudah, ya? Eits, jangan anggap enteng. Kamu tetap membutuhkan banyak latihan agar dapat bersaing. Biasakan untuk rajin membaca dan mencari referensi desain.
4.    Berpotensi Menjadi Freelancer atau Membuka Usaha Desain
Jika sudah memiliki skill desain grafis yang baik, ada potensi untuk menjadi freelancer. Sambil kuliah kita juga bisa memulai karir sebagai freelancer. Hitung-hitung untuk nambah uang jajan atau bahkan bisa membiayai kuliah sendiri. Keuntungan dari freelancer adalah kamu bisa bekerja dimana saja, kapanpun tanpa harus terikat waktu (kecuali deadline). Apalagi saat ini banyak website yang membantu para freelancer mendapatkan projek seperti sribu.com, sribulancer, project.co.id, freelancer.co.id.

Dengan adanya poin-poin diatas bukan berarti menjadi desainer grafis merupakan hal yang gampang. Banyak yang harus diperjuangkan. Kamu harus terus berlatih untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dari hari ke hari. Banyak-banyaklah melihat referensi, membaca artikel atau buku tentang perkembangan desain yang mungkin akan sangat membantu kamu untuk meningkatkan skill-mu. Jadi, apakah Partner Muda tertarik untuk belajar desain grafis?

C.  Unsur – Unsur Desain Grafis
Dalam dunia desain grafis, ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi keseluruhan desain yang dihasilkan. Salah satunya adalah unsur-unsur yang membentuk sebuah desain grafis. Unsur-unsur tersebut sangat mempengaruhi hasil desain grafis yang dibuat. Adapun unsur-unsur tersebut adalah sebagai berikut:
1.    Garis (Line)
Garis merupakan unsur dasar dalam sebuah bentuk desain. Unsur garis adalah unsur yang merupakan titik/poin yang saling terhubung dengan titik/poin lainnya yang akan membentuk sebuah bentukan gambar garis seperti garis lurus, lengkung, zigzag, tidak beraturan, horizontal, vertikal, diagonal.
2.    Bentuk/Bidang (Shape)
Shape adalah sebuah bentukan yang memiliki bentuk seperti lingkaran (circle), kotak (rectangle), segitiga (triangle) ataupun bentukan lain yang memiliki diameter tinggi dan lebar.
3.     Tekstur (Texture)
Pada desain grafis, tekstur merupakan tampilan dari sebuah gambar (desain) yang pada visualisasi permukaannya memiliki suatu bentuk, corak dan pola yang bisa dilihat dan dicermati oleh mata bahwa permukaan gambar tersebut terlihat halus, kasar, lembut. Contohnya terlihat seperti permukaan kulit kayu, kain, dinding, canvas.
4.     Ruang/Jarak (Space)
Space adalah ruang atau jarak antara elemen-elemen yang terdapat pada desain grafis. Elemen-elemen tersebut berupa object, background, dan text. Perpaduan antar elemen tersebut harus disesuaikan space-nya sehingga desain yang diperoleh akan membuahkan hasil yang maksimal karena memberikan kesan menarik dan profesional bagi mata yang melihat.
5.    Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur yang sangat penting dalam desain grafis. Ukuran dalam hal ini adalah panjang dan pendek, tinggi dan rendah, serta besar dan kecilnya sebuah objek. Objek yang mau diperlihatkan lebih dulu (ditonjolkan) akan memiliki ukuran lebih besar dari objek lainnya yang tidak ditonjolkan. Sangat dianjurkan untuk melakukan pencocokan ukuran pada masing-masing objek atau teks yang ada pada setiap desain supaya tidak terlihat aneh tetapi terlihat lebih sedap dan mantap untuk dilihat. Contohnya deskripsi gambar tidak lebih besar dari gambar itu sendiri.

6.    Warna (Color)
Warna juga adalah unsur yang sangat kompleks untuk diperhatikan. Pemilihan warna menentukan arah dan tujuan sebuah desain grafis, karena warna mewakili visual yang bisa dinilai oleh mata. Ketika mata melihat ke warna yang kurang cocok atau tidak sesuai maka otomatis desain yang dibuat akan ternilai tidak bagus atau tidak sesuai. Untuk itu perpaduan warna untuk sebuah desain sebaiknya hanya di padukan pada warna yang bisa menyatu dengan warna latar atau objek ataupun teks. Contohnya warna latar yang hitam bisa dipadukan dengan objek atau teks yang berwarna putih. Terlalu banyak warna juga akan menimbulkan kesan norak (memiliki warna yang terlalu banyak). Maka berhati-hatilah dalam memilih warna.

7.    Gelap-terang (Value)
Value merupakan unsur yang menentukan sebuah desain menjadi lebih indah dipandang mata atau tidak. Value tersebut adalah gelap terangnya warna sebuah objek, background (latar), atau teks. Sebuah warna yang akan diterangkan dapat menghasilkan warna yang lebih muda, sebaliknya sebuah warna yang akan digelapkan dapat menghasilkan warna tua. Contohnya warna biru diterangkan akan menghasilkan warna biru muda, dan sebaliknya jika digelapkan akan menghasilkan warna biru tua. Begitu halnya dalam mendesain, harus ,memiliki keahlian dalam melakukan value pada desain yang dibuat dengan skala yang tepat dan sesuai dengan tujuan desain sehingga akan terlihat lebih profesional.

Sabtu, 31 Januari 2015

Pengendalian Diri

PENGENDALIAN DIRI 
MELALUI KECERDASAN EMOSIONAL (EQ)

Kecerdasan emosional atau Emotional Qoutient (EQ), adalah salah satu kecerdasan manusia yang saat ini sangat diperlukan dalam upaya untuk pengendalian diri dengan cara pengendalian emosi. Menurut Daniel Goleman dalam bukunya Emotional Intellengence (hal. 411–412), emosi dikelompokkan  dalam beberapa golongan yaitu: amarah,  kesedihan, rasa takut, kenikmatan,  cinta,  terkejut,   jengkel dan  juga  malu. Secara umum Emosi bisa bersifat positif  diantaranya yaitu  rasa senang,  cinta kasih, kehati-hatian, bahagia, dan juga bisa bersifat negatife misalnya rasa iri, dengki, rasa marah, ketakutan, dan lain sebagainya
      Emosi yang muncul sebetulnya dapat menjadi sumber energi, autentisitas dan semangat manusia yang sangat kuat,  tergantung bagaimana cara mengelola emosi tersebut, sehingga bisa sebagai energi pengaktif untuk aktifitas kehidupan kita sehari-hari, misalnya; empati, integritas, kredibilitas, keuletan, saling percaya dan juga untuk hubungan sosial lainnya. Untuk mencapai kondisi tersebut yang perlu dilakukan hanya dengan menggunakan kecerdasan,  karena dengan  cerdas emosi kita akan dapat mengelola emosi dengan baik dan terarah.Orang yang mempunyai kecerdasan emosional  adalah mereka yang sudah mampu mengenali, mengelola, memanage, mengarahkan, memanfaatkan dan mengoptimal-kan emosi kita, serta  mampu mengenali emosi orang lain juga mampu membina hubungan dengan orang lain.


Kecerdasan Emosional
Pengertian Kecerdasan Emosi

Menurut Goleman (2002:45) kecerdasan emosi merujuk pada kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustrasi, mengendalikan dorongan hati dan tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stres tidak melumpuhkan kemampuan berfikir, dan berempati.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional merujuk pada sejumlah kemampuan dan ketrampilan sosial yang berhubungan dengan pengendalian dan pembinaan hubungan sosial dengan lingkungan, selain itu pengaturan diri dan cognitive inteligensi merupakan aspek penting dalam kecerdasan emosional karena dengan memahami diri dan orang lain, mengatur emosi dengan baik, individu dapat menyadari berbagai emosi yang dimilikinya dan yang dimiliki orang lain serta kekurangan dan kelebihannya sehingga ia mampu menggunakan kemampuan yang ada pada dirinya untuk menghadapi stimulus dari lingkungannya secara tepat termasuk stimulus yang dapat memunculkan perilaku aggressive driving.

Aspek-Aspek Kecerdasan Emosional
Berdasarkan pendapat Goleman (dalam Mutadin, 2002:1) membagi kecerdasan emosional dalam beberapa kemampuan atau aspek yaitu:
1)      Mengenali Emosi Diri yakni kesadaran diri dalam mengenali perasaan sewaktu perasaan itu terjadi merupakan dasar kecerdasan emosional. Pada tahap ini diperlukan adanya pemantauan perasaan dari waktu ke waktu agar timbul wawasan psikologi dan pemahaman tentang diri.
2)      Mengelola Emosi. Mengelola emosi berarti menangani perasaan agar perasaan dapat terungkap dengan tepat, hal ini merupakan kecakapan yang sangat bergantung pada kesadaran diri.
3)      Memotivasi Diri. Kemampuan seseorang memotivasi diri dapat ditelusuri melalui hal-hal sebagai berikut, cara mengendalikan dorongan hati, derajat kecemasan yang berpengaruh terhadap unjuk kerja seseorang, kekuatan berfikir positif, optimisme, dan keadaan flow (mengikuti aliran), yaitu keadaan ketika perhatian seseorang sepenuhnya tercurah ke dalam apa yang sedang terjadi, pekerjaannya hanya terfokus pada satu objek
4)      Mengenali Emosi Orang Lain. Empati atau mengenal emosi orang lain dibangun berdasarkan pada kesadaran diri. Jika seseorang terbuka pada emosi sendiri, maka dapat dipastikan bahwa ia akan terampil membaca perasaan orang lain.
5)      Membina Hubungan Dengan Orang Lain. Membina hubungan dengan orang lain merupakan keterampilan sosial yang mendukung keberhasilan dalam pergaulan dengan orang lain. Tanpa memiliki keterampilan seseorang akan mengalami kesulitan dalam pergaulan sosial. 

Ciri Orang Yang Mempunyai Kecerdasan Emosional Tinggi
Orang yang sukses dalam pekerjaan tidak hanya memiliki intelegensi yang tinggi, namun secara emosional mereka juga baik. Orang yang cerdas secara emosi akan bersikap tegas dan mampu mengendalikan perilaku sehingga terbebas dari perilaku-perilaku negatif. Kecerdasan emosional sangat sulit diukur dan sampai sekarang belum ada alat tes tunggal yang menghasilkan nilai kecerdasan emosional.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa ciri orang yang mempunyai kecerdasan emosional adalah mudah bergaul, tidak mudah takut, bersikap tegas, berkemampuan besar untuk melibatkan diri dengan orang lain, konsisten, tidak emosional, lebih mengutamakan rasio daripada emosi, dapat memotivasi dirinya sendiri dan lebih penting dapat memecahkan solusi dalam keadaan yang darurat.

Manfaat Kecerdasan Emosional
Pengendalian emosi sangat penting dalam kehidupan manusia karena melalui emosi yang terkendali maka bentrokan antara satu dengan yang lain sangat jarang sekali terjadi. Jika seseorang itu dapat mengenal, mengendalikan emosinya dan dapat menyalurkan emosi itu kearah yang benar dan bermanfaat, maka akan cerdas dalam emosinya. Dengan menggunakan aspek-aspek kecerdasan emosionalnya dengan baik, otomatis akan timbul sikap individu yang diharapkan tersebut.
Perkembangan kecerdasan emosional ini berhubungan erat dengan perkembangan kepribadian dan kematangan kepribadian. Dengan kepribadian yang matang dapat menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan, dan betapapun beban dan tanggung jawabnya besar tidak menjadikan fisik menjadi terganggu.
 Jadi kecerdasan emosional merupakan aspek yang sangat dibutuhkan dalam mengemudi dan dalam kehidupan bermasyarakat, selain itu masih banyak manfaat kecerdasan emosional yang lain yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, selain di lingkungan keluarga, sekolah dan lingkungan bermasyarakat. Selain itu kecerdasan emosionallah yang memotivasi kita untuk mencari manfaat, potensi dan mengubahnya dari apa yang kita pikirkan menjadi apa yang kita lakukan. Karena  kecerdasan emosional itu bukan muncul dari pemikiran intelek yang jernih tetapi muncul dari hati nurani, sehingga apapun  yang muncul dari perasaan  akan selalu memberikan informasi penting yang memotivasi kita untuk mencari potensi yang kita miliki serta dapat  menggunakannya secara baik dan benar. Meskipun Kecerdasan Emosional ini sifatnya dinamis, tidak tetap dan bisa berobah setiap saat, tetapi bila kecerdasan ini konsisten dimiliki, maka  semakin tua orang akan menjadi semakin bijaksana, Kecerdasan emosional tersebut sangat bermanfaat bagi semua golongan umur  di semua strata kehidupan, diantaranya dapat membuat  orang  tidak depresi, tidak cepat putus asa, tidak membuat implusif dan agresif, tidak cepat puas, tidak egois, selalu terbuka pada kritikan, terampil dalam melakukan hubungan sosial, tidak mudah marah dan lain sebagainya,  dan ini semua tentu akan berdampak positif untuk menghilangkan sosial problem, sebagai dampak  negatif globalisasi yang saat ini banyak terjadi di masyarakat.

Pemahaman Pengendalian Diri
Tujuan akhir pengendalian diri adalah untuk mencapai kesuksesan/keberhasilan. Perjalanan hidup ini sangat dinamis, kadang berliku, menurun atau mendaki. Medan kehidupan yang demikian itu menuntut kita harus menguasai sejumlah kompentensi hidup, antara lain pengendalian diri.

 Mengapa Harus Mengendalikan Diri
Mengapa Daniel Goleman (Ary Ginanjar, 2001) mengisahkan sebagai berikut:
Anak-anak usia 4 tahun di TK Standford diuji ketika memasuki sebuah ruangan. Dia atas disediakan kue marsh mallow. Anak boleh mengambilnya dan langsung memakannya. Tetapi bagi yang mau ‘’berpuasa’’ menahan waktu dalam waktu tertentu, maka ia akan dapat hadiah tambahan satu kue.
Empat belas kemudian, setelah anak-anak lulus SMA, didapati sebagai berikut:
Anak-anak sewaktu di TK langsung memakan kue, tidak menahan dulu, ternyata cenderung tidak tahan menghadapi stress, mudah tersinggung, gampang terpancing untuk berkelahi.
Tiga puluh tahun kemudian, terbukti bahwa anak yang sewaktu TK tidak bisa menahan diri, setelah dewasa terlihat kecakapan kognitif dan emosinya rendah, sering kesepian, kurang dapat diandalkan, mudah hilang konsentrasinya, dan tidak sabar bila menghadapi stress hampir tidak terkendali. Tidak fleksibel menghadapi tekanan, dan mudah meledak-ledak emosinya (impulsif).


Dalam keadaan tertentu kita kadang sulit untuk mengendalikan diri sendiri di mana banyak hal yang sangat membuat kita ingin marah dan berontak terhadap sesuatu hal yang membuat kita ingin marah. Semua itu timbul karena emosi yaitu perasaan yang timbul dalam diri kita sendiri secara alami itu bisa berupa amarah, sedih, senang, benci, cinta, bosan, dan sebagainya yang merupakan efek atau respon yang terjadi dari sesuatu yang kita alami. Kecerdasan emosi merupakan kemampuan manusia untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadap frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain), mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres dan keadaan yang melanda kita. Kecerdasan emosional juga mencakup kesadaran diri sendiri dan mengendalikan dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan kecakapan sosial. Ketrampilan yang berkaitan dengan kecerdasan emosi antara lain misalnya kemampuan untuk memahami orang lain, kepemimpinan, kemampuan membina hubungan dengan orang lain, kemampuan berkomunikasi, kerjasama tim, membentuk citra diri positif, memotivasi dan memberi inspirasi dan sebagainya.


Sabtu, 26 April 2014

BERILAH PENDIDIKAN KEPADA KELUARGAMU


Pentingnya Pendidikan Dalam Keluarga

Jagalah Keluargamu dari api neraka
Untuk mendidik anak agar memiliki tingkah laku dan kepribadian yang islami, maka proses belajar mengajar harus ditetapkan dengan sistem pendidikan yang idiologis, yaitu   pendidikan yang berdasarkan kepada Islam sebagai suatu aturan. Maka bukan saja pendekatannya kepada anak sebagai objek perubahan, namun pendidiklah faktor utama dan yang paling penting yang akan menentukan berhasil atau tidaknya tujuan pendidikan itu. Selain penguasaan terhadap metodologi atau sistem pendidikan yang baik dan benar, seorang pendidik pun harus memiliki sifat-sifat yang telah dicontohkan Rasulullah SAW, sebagai seorang pendidik agung. Seperti tanggung jawab yang tinggi bahwa ia akan dimintai pertanggungjawaban nanti di hadapan Allah SWT.


Ibnu Qayyim Al-Jauziyah Rahimahullah mengatakan : "Sebagaian ulama mengatakan bahwa Allah SWT akan meminta pertanggung jawaban setiap orang tua tentang anaknya pada hari kiamat sebelum anak sendiri meminta pertanggung jawaban orang tuanya. sebagaimana seorang ayah mempunyai hak atas anaknya, maka anak pun mempunyai hak atas ayahnya.

Allah berfirman dalam surat At-Tahrim ayat : 6


يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواقُوا أَنفُسَكُمْوَأَهْلِيكُمْنَارًاوَقُودُهَاالنَّاسُوَالْحِجَارَةُعَلَيْهَامَلَائِكَةٌغِلَاظٌشِدَادٌ لَايَعْصُونَ اللَّهَمَاأَمَرَهُمْوَيَفْعَلُونَمَا يُؤْمَرُونَ
Artinya :
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Ketika menafsirkan surat At-Tahrim ayat 6 ini, Imam Ibnu Katsir menyebutkan bebrapa komentar sahabat seperti komentar Sayyidina Ali r.a. yang mengatakan "Ajari mereka dan didiklah mereka." Ibnu Abbas r.a. mengatakan "Ajari keluargamu ketaatan kepada Allah, dan melarang mereka untuk tidak melakukan kemaksiatan kepada Allah. Sedangkan Addahak mengatakan "Kewajiban atas setiap muslim untuk mengajari keluarganya, yang terdiri dari anak, istri, budak serta semua yang menjadi tanggung jawabnya dari apa-apa yang diwajibkan dan dilarang Allah kepad mereka"

Pendidikan adalah hak anak yang menjadi kewajiban atas orang tua. Ia adalah hibah atau hadiah. Hal ini telah ditegaskan oleh nabi SAW melalu sabda beliau, " Mereka itu disebut oleh Allah sebagai abrar (orang-orang yang baik) karena mereka berbakti kepada orang tua dan anak. Sebagaimana kamu mempunyai hak atas anakmu, maka anakmu juga mempunyai hak atasmu." Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Adab Al-Mufrad.

MENGENAL XARA DESIGNER PRO X

MENGENAL XARA DESIGNER PRO X A.   Pengertian Xara Designer Pro X Seorang desainer grafis membutuhkan  alat bantu dalam melakukan pek...